Category Archives: Uncategorized

Aktivasi Internet Banking Muamalat, Password Lama Anda Salah!

Sekedar berbagi saja pengalaman penulis ketika mengaktifkan Layanan Internet Banking Muamalat. Secara Garis besar tata cara pendaftaran dan aktivasi Internet Banking Muamalat sebagai berikut:

  1. Registrasi Internet Banking Muamalat lewat ATM di Menu Registrasi-Internet Banking
    Anda akan diminta memasukkan nomor HP dan Password yang digunakan untuk Login pertama kali, akan keluar Struk dari ATM yang berisi Informasi Nomor HP dan Username untuk Login pertama kali. Dan Anda akan mendapat SMS yang berisi mPassCode dan Nomor Referensi yang akan digunakan untuk aktivasi di CS
  2. Ajukan permohonan Internet Banking ke CS Bank Muamalat
    Di CS akan diminta mengisi formulir yang diantara isinya adalah Nomor HP, MPasscode, Nomor Referensi dan lain-lain. Jika Anda ditawari untuk aktivasi di CS saya sarankan untuk menerima tawaran tersebut, dan Anda bisa langsung menggunakan Internet Banking Muamalat Anda
  3. Jika Anda memilih untuk aktivasi sendiri maka yang perlu Anda lakukan adalah:
    • Buka laman https://ib.muamalatbank.com/ib-app/loginpage
    • Masukkan username yang ada di struk ATM dan password yang sudah Anda buat di ATM
    • Setelah berhasil masuk, maka Anda akan diarahkan ke laman create user
    • Masukkan password lama yang Anda buat di ATM, masukkan password baru 2x, masukkan username yang Anda kehendaki dan masukkan email Anda.
    • Setelah Anda simpan maka Anda akan otomais logout dan Anda sudah bisa login dengan username dan password yang baru

Berdasarkan pengalaman penulis, pada waktu proses pendaftaran dengan username dan password baru setiap kali klik simpan muncul pesan error “password lama yang Anda masukkan salah!” (atau semacam itu) pada waktu itu penulis menggunakan browser Chrome yang menjadi andalan saya, dan sudah hampir saja putus asa dan berniat ke CS lagi, tp sebelum pergi ke CS iseng-iseng ganti browser ke Internet Explorer mungkin saja sang developer Internet Banking Muamalat ini ketika membuat aplikasinya menggunakan browser IE untuk mencoba scriptnya. Dan benar saja, setelah hijrah ke Internet Explorer dan klik simpan langsung cuss berhasil.

Pelajaran yang dapat diambil, pada suatu waktu mungkin kita perlu untuk mendatangi sesuatu yang kita benci karena kita perlu.

Demikian yang dapat penulis bagikan mengenai tata cara pendaftaran dan aktivasi Internet Banking Muamalat, semoga bermanfaat..

Cetak SPT Tahunan 1770 SS Wajib Pajak Pensiunan PNS

Lapor SPT Tahunan adalah kewajiban bagi setiap Wajib Pajak, termasuk Pensiunan PNS yang penghasilannya sudah dipotong pajak oleh PT. Taspen. Salah satu jenis SPT Tahunan adalah SPT Tahuna 1770 SS yaitu SPT Tahunan untuk Wajib Pajak yang penghasilan setahun sampai dengan RP60.000.00,- (enam puluh juta rupiah). Untuk membantu Pensiunan PNS mencetak SPT Tahunan 1770 SS Anda bisa mengakses alamat-alamat berikut ini. Tinggal memasukkan Nomor Pensiun atau Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bisa mencetak SPT Tahunan 1770 SS, dengan mengambil data Lampiran A2 secara otomatis ke lama web PT. Taspen yaitu di http://hosts.taspen.com/espt/index.php. Berikut alamatnya :

http://sptpensiunan.spesial.info

Caranya adalah :

  1. Masukkan Nomor Pensiun atau NPWP
  2. Pilih Tahun Pajak
  3. Klik Submit
  4. Pastikan data yang muncul benar
  5. Klik “Cetak SPT 1770 SS di Kertas Kosong” untuk mendownload SPT Tahunan 1770 SS dalam format Ms. Excel jika akan mencetak dengan kertas kosong
  6. Klik “Cetak SPT 1770 SS di Kertas Form” untuk mendownload SPT Tahunan 1770 SS dalam format Ms. Excel jika akan mencetak dengan kertas Formulir 1770 SS yang bisa Anda dapatkan dari Kantor Pelayanan Pajak terdekat. Contoh formulir klik disini.
  7. Buka file Ms. Excel hasil download
  8. Isikan Total Harta dan Total Kewajiban (Hutang)
  9. Sebelum mencetak pastikan settingan ukuran kertas Folio/F4/8.5×13 atau Legal/8.5×15
  10. Cetak
  11. Tanda tangani
  12. Sampaikan ke KPP atau Dropbox SPT Tahunan terdekat

Demikian, Semoga bermanfaat..

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 211/PMK.01/2014 tentang Hari Dan Jam Kerja Di Lingkungan Kementerian Keuangan

Download Peraturan Menteri Keuangan Nomor 211/PMK.01/2014 tentang  Hari Dan Jam Kerja Di Lingkungan Kementerian Keuangan di sini.

Arti dan Kepanjangan dari Singkatan qq dan cq

Berikut arti dan kepanjangan dari singkatan qq dan cq :

1.    “qq” merupakan singkatan dari “Qualitate Qua”. Frasa berbahasa Latin tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “dalam kapasitasnya/kedudukannya sebagai wakil (yang sah) dari.”

Contoh penggunaan qq:

“Sekretaris Daerah Kabupaten ABC qq Pemerintah Kabupaten ABC.“

Dalam contoh tersebut, Pemerintah Kabupaten ABC melalui Bupati menyerahkan mandat ataupun kuasa kepada Sekretaris Daerah untuk melakukan suatu tindakan untuk mewakili Pemerintah Kabupaten ABC.

2.    “cq” merupakan singkatan dari “Casu Quo”. Frasa yang juga dari Bahasa Latin tersebut dapat diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi beberapa arti, antara lain “dalam hal ini”, “lebih spesifik lagi”. “Cq” umumnya digunakan pada suatu hubungan yang bersifat hierarkis.

Contoh penggunaan cq:

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal cq Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal.”

atau
 

“Menteri Hukum dan HAM cq Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual cq Direktur Merek”.

Perbedaan antara “qq” dan “cq” adalah pada tujuan penerimanya. Singkatan “qq” digunakan untuk menerangkan pihak yang mewakili dan diwakili, sedangkan “cq” digunakan untuk menerangkan dan/atau menunjukkan pihak secara lebih detail, spesifik atau khusus.

Referensi:

Lampiran IV Kamus Besar Bahasa Indonesia tentang Daftar Singkatan dan Akronim.

 

Semoga Bermanfaat.

Berkomunikasi Sebagaimana Membuat Aplikasi

Berkomunikasi  atau bergaul atau bersosalisasi merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Manusia akan hidup susah kalo tidak bersosialisasi dengan manusia lain ataupun makhluk lain.

Bagi sebagian orang yang berprofesi sebagai programmer atau pembuat aplikasi, katanya, mereka tidak memiliki waktu untuk bersosialisasi dengan orang lain dan hanya berkutat dengan script-script saja, sampai-sampai ada istilah “i am programmer, i have no life” atau dalam bentuk lain “i am not programmer, i have a life”.

Padahal dari rangkaian proses pembuatan suatu aplikasi bisa kita ambil “pelajaran” yang sangat berharga dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam rangka melakukan sosialisasi/komunikasi dengan orang lain.

Mari ambil analogi.
Kita sebagai orang yang melakukan komunikasi dengan orang lain di-analogi-kan sebagai seorang programmer.
Dan orang yang kita ajak berkomunikasi di-analogi-kan sebagai user atau client yang memakai aplikasi buatan kita.

Pelajaran Pertama.
Seorang pemakai aplikasi tentu ingin menggunakan suatu aplikasi yang memiliki tampilan yang menarik dan responsif. Dan tidak mau tau bagaimana cara membuatnya, yang penting baginya adalah tampilannya menarik dan ga pake lemot. Tugas seorang programmer adalah memenuhi permintaan si user, agar aplikasi yang ia buat ‘laku’. Bagaimanapun caranya dia harus membuat aplikasinya menarik dan responsif. Entah metode apa yang digunakan atau framework apa yang dimanfaatkan, entah script yang ditulis rapi atau tidak, atau database apa yang dipakai yang mahal apa yang gratis. User tidak perlu tau, yang penting hasilnya sesuai harapan user.

Begitu pula dalam berkomunikasi, agar lawan bicara nyaman dan pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik, maka kita harus memberikan tampilan dan respon yang baik pula. Lawan bicara tidak perlu tau apa yang sedang terjadi pada kita, apakah perasaan kita sedang ‘rapi’ atau tidak yang penting tampilan tetap rapi.

Pelajaran Kedua.
Ketika user melakukan proses login pada aplikasi kita, maka kita perlu memilah-milah user tersebut sesuai dengan otoritasnya. Apakah dia termasuk admin, atau dia seorang editor, atau dia seorang penulis artikel, atau bahkan dia hanya sekedar seorang tamu. Hal ini bermanfaat ketika user telah login, kita dapat menentukan informasi mana saja yang boleh diakses oleh user tersebut dan menu apa saja yang bisa digunakan olehnya.

Dalam berkomunikasi kita juga perlu memilah-milah lawan komunikasi kita, apakah dia keluarga dekat kita, keluarga jauh, sahabat, rekan kerja atau hanya orang yang sekedar lewat. Lingkup informasi yang disampaikan kepada ibu kita akan jauh lebih besar daripada yang kita sampaikan kepada rekan kerja kita. Jangan sampai hal-hal yang sifatnya pribadi kita sampaikan kepada orang-orang yang baru kita kenal.

Pelajaran Ketiga. 
Ketika user mengunjungi suatu halaman yang tidak seharusnya dia kunjungi, maka berilah pesan dengan tampilan yang menarik bahwa halaman tersebut tidak boleh dikunjungi oleh semua user, hanya user tertentu saja yang boleh mengunjunginya.

Jika lawan bicara menanyakan sesuatu yang sifatnya rahasia atau pribadi yang sebanarnya bukan merupakan konsumsi publik, maka sampaikan dengan sopan bahwa hal itu tidak bisa Anda sampaikan kepadanya.

Pelajaran Keempat. 
Pada aplikasi yang dibuat sebaiknya diberikan informasi kontak yang dapat dihubungi baik nomor telepon atau email atau sarana lainnya. Jika suatu saat ada pertanyaan maupun masukan mengenai aplikasi maka dengan mudah user dapat menghubungi si programmer-nya.

Dalam berkomunikasi selalu tunjukkan bahwa Anda siap menerima kritik dan masukan, agar lawan komunikasi kita tidak ragu-ragu untuk menyampaikan saran-sarannya kepada kita.

Pelajaran Kelima. 
Ketika user logout sebaiknya ditampilkan pesan yang berisi ucapan terima kasih atas penggunaan aplikasi.

Ketika berpisah dengan teman kita, sebaiknya kita ucapkan salam dan terima kasih, sehingga memberikan kesan yang lebih akrab.

Demikianlah pelajaran-pelajaran yang bisa diambil.
Ini hanyalah pendapat pribadi semata, tanpa adanya proses penelitian sebelumnya. 😀

Semoga Bermanfaat.